Kita berusaha
menjadi orang baik.. Menjadi orang yang
tampak sempurna di hadapan semua orang. Dihadapan diri dan mata hati
kita sendiri kita tahu kita bukan orang yang benar. Tidaklah orang yang lurus.
Dihadapan mata hati kita sendiri. Saya dengan tegas bisa berkata. “ Saya bukan
orang yang baik “.
Ini sebuah
ungkapan yang terlalu sentimentil barangkali.. tapi inilah memang karat
persoalan yang seolah sudah membatu dan menghalangi kemerdekaan berpikir dan
berencana dalam hati. Inilah sempalan itu, noda yang menggerus nilai dan
terkadang membuat hati terperangkap kesendirian saat diri semestinya merayakan
kehilangan beban dan menerima masalah. Pendeknya, merayakan keniscayaan hidup.
