RINDU!

 

aku menulis pada duka yang ialah daku,

jua langit basah saat mata bertemu,

dan hangat lembah pagi..


saat benih ditabur 

oleh nelayan yang petani

mereka yang pergi menuju pulang


risau ini bimbang kekasih yang pendam,

huruf yang gagal diketik,

gema yang tersimpan dalam lemari,

peluk dan cium yang tiada pertanda,


dan ketika tinta tiba di baris terakhir hujan

jua kertas penghabisan dari yang semula

aku tak jua tuliskan...

RINDU! 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar